Header Ads

ABS : Jadikan Rasa Memiliki Sesama Para Karyawan di DPR

 


        Menurut Kami, Biro Pemberitaan Setjen DPR RI mempunyai tugas pokok dan fungsi sebagai penyelenggara pemberitaan dan pelayanan informasi serta memiliki peran penting dalam mengimbangi pemberitaan negatif DPR RI.

 

    Salah satu peran penting Biro Pemberitaan itu harus ditunjang dengan mengembalikan dan membangkitkan gairah seluruh karyawan dalam bekerja dengan rasa saling memiliki di lingkungan DPR RI. Begitu yang kami sampaikan pada saat kami diminta menjadi Keynote Speaker Pada Acara : “Pelaksanaan Peningkatan Kapabilitas Crew Biro Pemberitaan Parlemen Setjen DPR RI dengan BURT DPR RI” di Tangerang 4 Desember 2020.



        Sebagai Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Kami, H. Agung Budi Santoso, SH. MM (FPD Dapil Jabar I - Kota Bandung dan Kota Cimahi) menyarankan Biro Pemberitaan Parlemen, Sekretariat Jenderal DPR RI untuk menjadikan anggota dewan yang banyak dikenal oleh publik sebagai influencer untuk menyebarkan berbagai informasi kinerja DPR RI sehingga semakin mudah dijangkau oleh masyarakat. Biro Pemberitaan Parlemen bisa menggunakan seluruh platform media yang dimiliki oleh DPR RI saat ini, yakni media sosial, media cetak, serta TV dan Radio Parlemen.

     Kami menyampaikan dengan adanya semakin besar rasa memiliki para karyawan terhadap DPR, semakin besar pula peluang DPR itu untuk berkembang karena segenap karyawan akan sepenuh hati mendedikasikan dirinya kepada Lembaga yang kita cinta ini. Rasa memiliki membuat kita selalu bersemangat dan bekerja optimal, bergerak menuju Parlemen Modern. Jika moment kegiatan formal kurang mengakrabkan. Adakanlah moment kultural, misalnya makan bersama, jalan bersama, family gathering, camping atau hal lainnya yang bisa menumbuhkan rasa saling memiliki terhadap Biro Pemberitaan itu muncul. Kalau ada karyawan yang tidak aktif, atau menghilang tidak ada kabar, maka tengoklah dia. Sesekali tanya terus walau sekedar sms atau telepon. Yang terpenting adalah harus tetap konfirmasi dan koordinasi satu sama lain dalam bergerak.

    Kami mengungkapkan hal itu usai memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Biro Pemberitaan Parlemen yang mengusung tema “Pelaksanaan peningkatan kapabilitas kru Biro Pemberitaan Parlemen Setjen DPR RI dengan BURT” di Tangerang, Banten, Jumat (4/12/2020). Turut hadir Anggota Komisi X DPR RI Putra Nababan, Sekretaris Jenderal DPR RI Indra Iskandar, Deputi Persidangan DPR RI Damayanti, Komisaris Utama PT KAI Riza Permadi, dan seluruh jajaran pejabat dan staf Biro Pemberitaan Parlemen.

“Dalam rangka meningkatkan kapabilitas potensi kemampuan di seluruh jajaran Biro Pemberitaan ini tentunya kita punya sumber daya yang handal, yang sekarang menjadi anggota DPR RI. Ada mbak Meutya Hafid (Ketua Komisi I), ada Nico Siahaan (Anggota Komisi I), ada kang Farhan (Anggota Komisi I), ada pak Putra Nababan (Anggota Komisi X). Paling tidak kita bisa dengar pengalaman beliau, sehingga itu memberikan masukan untuk kita,” ujar politisi Fraksi Partai Demokrat itu.



        Seperti sama-sama kita ketahui bahwa selama ini tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja DPR masih rendah. Untuk itu DPR terus menerus mengembangkan konsep parlemen modern. Melalui parlemen modern masyarakat dapat menyampaikan aspirasinya secara langsung kepada DPR terkait berbagai permasalahan yang sedang dihadapi. Di lain pihak, DPR dapat menjadi lembaga yang mampu menjawab dan memenuhi kebutuhan masyarakat.



    Untuk itu kami titip melalui Biro Pemberitaan sebagai satu-satunya alat yang dapat membangun kredibilitas DPR dengan membangun opini publik ke arah yang lebih baik.         Biro Pemberitaan harus mampu melakukan rekomendasi dan analisis terhadap pemberitaan-pemberitaan terkait DPR RI yang ada di media massa, dengan membangun dan memperbaiki citra parlemen di masyarakat menjadi prioritas bagi Biro Pemberitaan Setjen DPR RI, karena senantiasa melaksanakan fungsi untuk memberikan dukungan maupun pelayanan secara administrasi dan teknis. Adapun pelayanan teknis yang dimaksud diantaranya mampu mengimbangi pemberitaan melalui berbagai media yang dimiliki, “Dalam hal ini media cetak, media sosial, analisis, TV Parlemen juga Radio menjadi sarana untuk menyampaikan serta mengimbangi pemberitaan negatif dan positif terkait DPR RI. mampu melakukan analisis media agar dapat tepat dalam memberikan rekomendasi isu kepada pimpinan DPR RI


     Karena pentingnya Biro Pemberitaan Setjen ini, kami sebagai Pimpinan BURT mendorong Biro Pemberitaan Setjen DPR RI untuk lebih berperan sebagai ‘penjaga garis depan’ dalam menghadapi serangan berita-berita negatif tentang DPR RI. Disamping itu yang lebih dibutuhkan juga adalah dari sisi substantif, bagaimana keinginan pimpinan dewan atau  bisa menjawab isu-isu yang lebih substantif. Seperti halnya, bagaimana dewan bisa menghadapi isu kemanusiaan, pekerjaan, kesejahteran, Kesehatan, Pendidikan ideologi, dan hankamnas dengan dapat memberikan sebuah argumen yang dapat diciptakan. 

    Kami menambahkan, BURT siap untuk memberikan ruang yang dapat dimanfaatkan untuk merealisasikan hal tersebut untuk mengundang Anggota DPR RI yang memiliki latar belakang artis (public figure). Momen tersebut dapat digunakan Biro Pemberitaan Parlemen untuk mendapatkan masukan dalam mempromosikan DPR RI, sehingga yang diharapkan yakni masyarakat lebih mudah menjangkau informasi mengenai DPR RI. (ABS 931)


Referensi : parlemenatria

 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.